BAGIKAN
Menerima buku dari Bapak DBAHLIL DAHADALIA, yang berjudul, "BAHLIL DAHADALIA: ANAK PAPUA MEMBUKA JALAN UNTUK NEGERI," di Kantor BKPM Jakarta, Jumat, 23 April 2021. (dok.Pemda.Dogiyai)

Saya bertemu dengan Bapak BAHLIL DAHADALIA, Kepala BKPM RI, di kantornya pada hari Jumat, 23 April 2021. Lima hari kemudian, Rabu, 28 April 2021, beliau dilantik menjadi Menteri Investasi RI oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta. Saya tidak kaget dengan pelantikan ini, karena ketika saya bertanya iseng-iseng kepada beliau, “Kaka tuan, besok jadi Menteri Investasi kah? Beliau jawab, “Sudah aman, ade tuan.”

Tra Ketemu Pejabat, Macam Ketemu Sodara

Ketika saya bertemu beliau, rasanya saya tidak bertemu dengan seorang pejabat setingkat Menteri. Itu gara-gara beliau punya kelakuan sendiri. Ketika bertemu dengannya, beliau tidak bikin diri sebagai pejabat, tetapi seperti saudara. Gaya bicaranya paling khas Papua, to the point, tidak basa-basi, tembak pada sasaran langsung. Gaya itulah yang awalnya bikin saya bingung, saya harus memulai pembicaraan dari mana ketika beliau tanya begini, “Ade Bupati ada perintah?” Dalam hati saya pikir, kaka tuan ini rusak sudah ini. Hahaha…. Gayanya sebagai aktivis, yang dulu tukang pimpin aksi demonstrasi di Jayapura tidak pernah hilang sampai sekarang. Inilah yang disebut “pejabat model aktivis”.

Akhirnya, saya menyampaikan tujuan kedatangan saya. Dan beliau pun menanggapinya singkat dan to the point. Dan pembicaraan inti kami selesai. Selebihnya, dalam waktu satu jam hanya bersendau-gurau, cerita pengalaman, cerita mob, dan tertawa-tertawa saja. Dan satu lagi, beliau ganggu-ganggu saya dan cari gara-gara terus. Hahaha…

“Orang Susah Dan Menderita” Itu Akhirnya Menjadi Menteri

Siapakah BAHLIL DAHADALIA? Jawabannya saya temukan dalam sebuah buku yang beliau berikan kepada saya seusai pertemuan itu. Buku itu berjudul, “BAHLIL DAHADALIA: ANAK PAPUA MEMBUKA JALAN UNTUK NEGERI”, yang ditulis oleh Neneng Herbawati (PT Kreasi Karya Igico, Jakarta: 2019).

Dalam buku inilah saya menemukan siapa sesungguhnya Bapak BALIL sebelum menjadi seperti sekarang ini. Rupanya beliau adalah “orang susah” yang berasal dari “keluarga susah”. Sebelum menjadi sukses seperti sekarang ini, masa kecilnya diliputi dengan penderitaan dan perjuangan sengit hanya untuk sekedar bisa mempertahankan hidup.

Agar bisa hidup dan bersekolah, beliau membantu orang tuanya bekerja dengan tekun menjadi PENJUAL KUE, PENJUAL IKAN, PENJUAL SAYUR, TUKANG DORONG GEROBAK DI PASAR, PENJUAL KORAN, KERNET DAN SOPIR ANGKUTAN KOTA. Semuanya dilakukannya dengan tekun, karena kakaknya pernah menasehatinya, “kalau mau hidup, kamu harus bekerja”.

Selanjutnya, dengan susah payah beliau menyelesaikan sekolahnya, sambil menjadi aktivis yang vokal. Dan dengan susah payah pula beliau merintis jalan membangun usahanya. Semangatnya yang tidak pernah padam, kesediannya untuk bekerja dengan tulus, dan selalu punya rasa syukur mengantarkannya menjadi pengusaha sukses, Ketua Umum HIPMI, Kepala BKPM, dan Menteri Investasi RI.

Dan satu hal yang mutlak benar dan tidak bisa disangkal adalah TUHAN selalu menolongnya dalam setiap perjuangan hidupnya. Sebab bagi TUHAN, tidak ada yang mustahil.

Selamat menjadi Menteri Investasi RI Kaka Tuan BAHLIL LAHADALIA. TUHAN selalu bersamamu. Amin. (Yakobus Odiyaipai Dumupa)

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini