BAGIKAN

MOWANEMANI (YAKOBUSDUMUPA.com) – Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, S.IP memberikan apresiasi kepada warga masyarakat di Kabupaten Dogiyai, terutama di Distrik Mapia, Distrik Kamu, dan Distrik Kamu Utara yang dengan inisitiatifnya sendiri bergerak untuk menjaga keamanan dan ketertibaan di wilayahnya.

Sebagaimana diketahui di Distrik Mapia atas inisiatif bersama Pemerintah Distrik dan para tokoh setempat telah bersepakat untuk melakukan pelarangan pengedaran dan konsumsi minuman keras, dengan ancaman denda bagi pengedar dan konsumen. Sedangkan di Distrik Kamu, terutama di Kampung Dikiyouwo, Kampung Mauwa, Kampung Ikebo, dan Mowanemani, dipimpin oleh Kepala Distrik dan sejumlah unsur masyarakat giat melakukan razia minuman keras dan penjagaan malam. Begitu pula di Distrik Kamu Utara, terutama di Kampung Pugatadi I, Pugatadi II, dan Yametadi, warga masyarakat dan para Kepala Kampung setempat bersepakat untuk melarang pengedaran dan konsumsi minuman keras, penjualan dan konsumsi pinang, dan pemalangan jalan, dengan ancaman denda bagi setiap orang yang melakukan pelanggaran.

“Ini bagus. Saya berterimakasih kepada masyarakat yang mulai sadar menjaga ketertibaan dan keamanannya sendiri. Sudah sejak lama saya berteriak-teriak agar masyarakat menjaga ketertibaan dan keamanan di wilayah kampung dan distrik masing-masing,” kata Bupati Dogiyai.

Bahkan atas permintaan masyarakat Kampung Pugatadi I, Pugatadi II dan Yametadi, Bupati Dogiyai membiayai pembuatan dan pemasangan spanduk pelarangan peredaran dan konsumsi minuman keras dan pinang dan pemalangan jalan di wilayah ketiga kampung tersebut.

“Saya membiayai itu atas permintaan masyarakat. Tapi saya juga tuntut mereka agar konsisten dengan keputusan mereka. Sebab jika tidak, saya akan balik menuntut mereka. Jangan buat kegiatan yang panas-panas tahi ayam,” katanya serius.

Pernyataan Bupati Dogiyai dibenarkan oleh Agustinus Pigai yang mengoordinir pelarangan pengedaran dan konsumsi minuman keras dan pinang dan pemalangan jalan di wilayah itu.

“Bupati kasih kami uang untuk bikin spanduk dan kami sudah pasang di beberapa tempat. Bupati Dogiyai ini orangnya keras dan tegas, jadi kami tidak mau main-main. Kalau kami main-main, nanti dia balik tuntut kami,” tegas Agustinus Pigai.

Sebagaimana diketahui bahwa sejak tahun 2018 Bupati Dogiyai menaruh perhatian yang serius untuk menjaga keamanan dan ketertibaan masyarakat, salah satunya dengan membuat dan menetapkan Peraturan Daerah tentang Pelarangan Minuman Keras di wilayah Kabupaten Dogiyai. Sejak itu berbagai upaya pelarangan minuman keras terus dilakukan, karena minuman keras merupakan salah satu pemicu terjadinya aksi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. (Redaksi)

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini